Selasa, 20 Agustus 2013
LUKISAN tentang NERAKA dan SURGA (Pelukis Korea)
Rabu, 13 Mei 2009
Mengapa manusia bisa masuk neraka???
Karena tidak menghargai dan mempercayai sesuatu yang paling mahal harganya di alam semesta ini.
Apakah itu? itu adalah Pengorbanan Anak Allah (Yesus Kristus) di Kayu Salib. Karena Allah bukan memberikan sesuatu yang agak baik atau lumayan ataupun baik kepada manusia di muka bumi ini, tetapi yang sesuatu terbaik dan termahal. Saking mahalnya, Allah memberikannya cuma-cuma/gratis/tanpa bayaran alias ANUGERAH dari ALLAH.
Ya, sesuatu yang paling mahal itu adalah Anak-Nya yang telah diutus ke dunia ini, menderita batin dan lahir di bumi ini demi menebus semua utang dosa-dosa manusia yang sangat banyak. Ya.. Allah mau menghapus segala kebusukan dosa kita dan membawa kita ke surga asal kita benar-benar bertobat dan beriman kepada Anak Allah yang telah berkorban di kayu salib.
Sebab kalau manusia kurang menghargai sesuatu pemberian yang kurang baik itu masih wajar, tetapi kalau manusia tidak menghargai sesuatu yang terbaik itu namanya sudah keterlaluan apalagi yang memberi itu adalah Allah sendiri, dan pasti hukumannya adalah yang terberat.
(Yohanes 3:18)
Jumat, 14 November 2008
5 Hari di Surga dan Neraka - Bernarda Fernandez
INILAH KESAKSIAN KUNJUNGAN PERTAMA
Karena sakit saya pagi itu, suamiku menolak meninggalkan saya sendirian dan pergi bekerja. Saya berkata saya tidak sendirian. Setelah kepergiannya, saya merasa sekarat. Sehingga kuputuskan menelepon teman, dan ibu mertua saya. ibu mertua menjawab: "Bernarda, Allah akan memberkatimu di hari ini, jangan takut". Jawaban yang sama diberikan oleh seorang saudara dalam Kristus yang kutelepon, tetapi ia menambahkan: "Bernarda bangun dari tempat tidurmu dan pujilah Tuhan, menangislah kepadaNya dan muliakanlah DIA".
Sehingga, dalam kelemahan kekuatan aku menangis pada Tuhan dan berkata: "Tuhan Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah saya". saya mencoba berdiri, tetapi saya tidak berdaya. Suara-ku tidak terdengar lagi namun jiwa-ku menangis kepada Tuhan untuk menolong-ku yang sekarat. Tiba-tiba kamar diliputi oleh cahaya seperti nyala api. Segera rasa takutku hilang dan aku melihat malaikat turun dan masuk di kamarku; sangat jelas mereka berbicara seorang kepada yang lain, dan tiba-tiba suatu bentuk yang luar biasa muncul, sangat luar biasa daripada malaikat. Dia berpakaian putih dengan stola emas. Di dadaNya tertulis: "SETIA DAN BENAR". Di wajahNya terpancar Kasih dan kelemah-lembutan. Yesus yang adalah Kristus hadapanku, Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan. Diberkatilah NamaNya !
Yesus menghampiri, menjamah kepalaku dan berkata: "Aku Yesus yang mati bagimu. Lihatlah bekas luka ditanganKu, masih ada bagimu. Aku turun dari Tahta KemuliaanKu untuk berbicara padamu; kehidupanmu perlu diperbaiki. Kau pemalas dan cepat marah. lagi, Aku tidak suka 25% kekristenan atau 95%, tetapi 100%. Jika mau ke surga, kau harus kudus karena Aku sendiri adalah Kudus; Aku datang membawamu untuk suatu perjalanan".
Saya bertanya: "Tuhan apakah suatu misi perjalanan?" Dia menjawab "Tidak". Kemudian Ia memegang tanganku dan mengangkatku, dan berkata kepadaku dengan mesra dan penuh kasih. Dia membawaku sejauh jendelaku, Dia memandang kota New-York dan saya melihat kesedihan di wajahNya. Dia menangis dan berkata: "Firman-Ku sangat baik dikhotbahkan, tetapi orang-orang tidak mendengarkan. Dosa kota ini telah sampai kepada Bapa-Ku".
Kota ini penuh homoseksual; diantaranya orang-orang politik. Tuhan berkata: "Inilah suatu Sodom, tetapi Aku hidup dan pengadilan Bapa-Ku akan jatuh pada kota ini". Saya berlutut dan menangis tetapi Ia berkata:"Jangan takut. Saat pengadilan itu dijatuhkan pada kota ini, Gereja-Ku tidak berada di Dunia lagi.". Ia membawaku ke tempat tidur memintaku menelepon seorang saudara dari jemaatku. Dia memberikan nama saudara itu, dan memintaku mengatakan padanya bahwa rohku akan keluar dari tubuhku, dan jangan mereka membawa tubuhku ke rumah sakit atau ke pemakaman; sebaliknya, beritahukan suamiku agar percaya kepada Dia yang adalah Kebangkitan dan Hidup (Yohanes 11: 25). Ia katakan: "Aku-lah yang memberikan Hidup, Aku membawah rohmu tetapi engkau akan kembali dan beritakan pada semua orang agar percaya sepenuhnya kepada-Ku; bagi yang percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati" (Yohanes 11:26). Tuhan mengulurkan tanganNya dan suatu tubuh yang lain keluar dari diriku. pakaianku putih dan bercahaya seperti Tuhan, Dia katakan: "Lihat! Ini-lah tubuh yang segera dimiliki oleh orang Kristen yang taat pada Firman-Ku".
Saya sadar bahwa saya dapat menembus dinding. Tuhan memegang tangan saya dan berkata: "Lihat"! Saya berpaling dan melihat tubuh saya yang tanpa roh. Dia menjelaskan bahwa tubuh jasmaniku tidak berarti, melainkan hanya debu tanah, dan saat mati akan kembali menjadi debu tanah, sebagaimana tubuh jasmani lainnya. Dia menambahkan bahwa tubuh yang baru adalah sangat mulia yaitu roh yang diberikan untuk manusia. Saya mengira Ia akan membawa saya langsung ke Surga, namun itu bukan permasalahannya. Kami turun melalui suatu terowongan di bawah bumi, saat masuk tempat tersebut Saya tak dapat menahan bau busuk. Saya katakan: "Tuhan saya tidak mau pergi ketempat itu". tetapi kami tetap saja masuk; Sewaktu mendekati ujung terowongan, kami duduk diatas batu dan Tuhan berkata: "Lihatlah"! Saya mendengar suara penderitaan, tangisan dan teriakan. Di neraka, waktunya dihabiskan dengan menangis, tidak seorang pun peduli kepada mereka.
Saudara/i terkasih, Saya menyadari NERAKA ITU NYATA. Saya menangis, dan menatap wajah Tuhan, Dia berkata: "Peganglah apa yang engkau lihat, dan janganlah melupakannya".
Saya melihat ke Neraka, banyak orang-orang berteriak "Aduh! aduh! selamanya! selamanya! kesakitan dan penderitaan selamanya-lamanya."
Saya berpaling dan bertanya pada Tuhan: "Apakah keluarga saya ada dineraka?" Dia menjawab "Aku tidak mengijinkan engkau melihat anggota keluargamu". Saya memintaNya lagi: "Tuhan apakah ada orang yang kukenal disini?" "ya", Kata-Nya Aku akan mengijinkan engkau melihatnya. Tiba-tiba ada seseorang keluar dari dalam neraka: itu Alexander.
Aku kenal dia waktu kebaktian kebangunan Rohani yang kuhadiri bersama suamiku di Republik Dominika. Saat itu, aku mendengar suara, "Berdiri, pergi dan temukan Alexander yang lewat. Katakan padanya jangan menolak berita ini, sebab Aku beri kesempatan terakhir padanya". ini suara Tuhan walau tidak melihatNya. Aku katakan pada Alexander apa yang Tuhan sampaikan; dia membalas: "Kamu orang Kristen bodoh. Kamu menyesatkan orang dengan mengatakan Yesus datang segera, Saya, Alexander, tidak percaya kenyataan itu". Saya katakan: "Alexander, Allah memberi hidup dan mengambilnya kapan saja Ia mau; Alexander, kau akan mati segera. Dia menjawab: "Saya terlalu muda untuk mati,masih banyak tahun kesenangan saya didunia ini."
Kesempatan itu benar dan baik bagi Alexander. Pembaca terkasih, Apakah yang engkau ketahui tentang dirimu sendiri ?
Tiga minggu kemudian, Alexander meninggal dalam keadaan mabuk. Tujuan hidupnya adalah tempat yang penuh penderitaan (neraka). Alkitab mengatakan dengan jelas pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah (Galatia 5: 21).
Ketika melihat orang di neraka, Saya dapat melihat Alexander diserang oleh dua cacing besar. Dia berteriak "Aduh! Aduh! Aduh!" dia menderita. dia mengenalku dan berkata: "saya menolak kesempatan terakhir. Saya berada disini sekarang, menderita. Tolonglah saya, saat engkau kembali kedunia, pergilah ke rumahku dan beritahukan keluargaku agar percaya pada Yesus dan taat pada FirmanNya, supaya mereka tidak datang di tempat yang penuh sengsara ini."
Kemudian Tuhan menunjukan ribuan orang yang menderita di neraka, dan berkata:"Kau lihat, beberapa orang ini mengenal-Ku saat di dunia. Masih banyak orang di dunia yang berada dipinggir jalan tidak tahu kemana tujuannya. Ketahuilah jalan ke surga sangat sempit, dan akan dipersempit lagi. Akan ada kesulitan di bumi, supaya kamu dimurnikan seperti emas, namun jangan takut karena Aku mendahuluimu seperti seorang Prajurit Gagah perkasa".
Saya bertanya: "ADAKAH ORANG KRISTEN DI NERAKA?", Ia menjawab: "Ya, kau tahu mengapa? Mereka percaya pada-Ku namun tidak berjalan menurut Firman-Ku; sangat banyak, umat Kristen hanya berlaku benar dalam bait-Ku, di depan pendeta, dan keluarga mereka. Namun mereka penipu besar bagi dirinya. Mata Bapa-Ku melihat segala sesuatu dan mengerti setiap perkataan di manapun engkau. Katakan pada umat-Ku bahwa inilah waktu hidup suci dan kudus di hadapan Bapa-Ku, di hadapan iblis dan di hadapan dunia. Biarlah iblis tidak berkuasa mempersalahkan umat-Ku; dan biarlah dunia tidak menunjuk pada umat-Ku. Inilah saat dasyat untuk melihat kekudusan dan kesucian "(1 Petrus 1: 14-16)
Kemudian kami pergi kesuatu tempat seperti lautan api. Saat kami mendekatinya, saya mencium bau busuk yang sangat dan Tuhan berkata: "Apa yang kau lihat adalah danau perapian, yang sudah disediakan untuk iblis, Nabi Palsu, dan Anti-Kristus. Aku tidak menyiapkan tempat ini bagi manusia, tetapi mereka yang tidak percaya kepada-Ku sebagai Juruselamatnya dan tidak hidup menurut Firman-Ku akan berada disana. (Wahyu 20:14)"
Pada saat itu saya melihat Tuhan menangis dan berkata: "Ada banyak sekali mereka yang hilang daripada mereka yang masuk ke Surga". Kemudian Tuhan menunjukan bilangan orang yang mati seketika dan berkata: "Lihat! Berapa banyak yang hilang! Gereja-Ku tertidur mereka mengaku menerima Kuasa-Ku; mempunyai Firman-Ku dan Roh Kudus, tetapi mereka tertidur. Di dunia ada yang berkhotbah bahwa tidak ada Neraka. Pergi dan katakan bahwa tempat ini adalah nyata".
Saya berada jauh dari api, namun dapat merasakan panas. Kami tinggalkan itu dan terus ke Surga. kami masuk Surga kedua. Di Surga ini Tuhan menunjukan matahari dan bintang dan berkata: "Lihat bintang-bintang ini, Aku menyebut mereka menurut namanya. Apakah kau melihat matahari, Karena Kuasa-Ku-lah ia dapat bersinar bagi orang benar dan orang jahat. Namun akan datang harinya bahwa matahari tidak bersinar lagi, segalanya menjadi gelap".
Kami berlanjut dan berada ditempat dimana Allah ada . Disana, rumah-rumah sangat indah. Tembok rumah-rumah itu sangat tinggi, dari emas tulen dan batu pualam. Ada dua belas gerbang mutiara, dengan dua belas malaikat di setiap gerbang. Saya mengira tidak dapat masuk, namun Tuhan melihat saya dan berkata: "engkau mau masuk?" "O, ya Tuhan! Saya sungguh mau." "kalau demikian masuklah, sebab Aku sendiri-lah pintu itu" (Yohanes 10:9).
Saya melewati gerbang dan melihat taman penuh bunga-bunga indah. "mau ke taman? Jika begitu pergilah sebab Aku menyiapkannya bagimu dan umat-Ku ". Saat saya masuk, saya memetik bunga dan mengaturnya seperti hiasan. Saya berlari di taman seperti seorang anak kecil. Banyak warna bunga saya petik dan sangat harum. Lalu, Tuhan memanggil seseorang, seorang malaikat yang kuat dan gagah tak bisa dilukiskan. Tuhan berkata: "Kau lihat yang ini, dialah pemimpin malaikat, Michael, dialah pemimpin laskar-Ku. Lihat-lah!" aku melihat laskar yang kuat menunggang kuda-kuda dan Tuhan berkata: "Mereka bukan laskar manusiawi, namun kepunyaan Bapa-Ku. Laskar ini bersiap–siap bagi orang yang SUNGGUH-SUNGGUH dilahirkan kembali ; jangan takut, sebab mereka lebih kuat daripada yang ada di bumi".
Orang-orang Kristen, inilah saatnya untuk kembali pada Gereja mula-mula.
Saya tinggalkan taman dan pergi kejalan yang terbuat dari emas, Tuhan katakan: "Jamahlah! Benar ini emas tulen. Pergi dan beritakan-lah pada anak-anak-Ku SEGERA, mereka akan berjalan di jalan yang dibuat oleh-Nya yang memberi hidup ini (Wahyu 21:10-15)"
Oh! indahnya berjalan di jalan emas! kemudian saya melihat suatu Tahta yang dikelilingi malaikat-malaikat, Pemimpin malaikat dan Serafim. Terus menerus Mereka memuji Allah yang berada di Tahta, sambil berkata: "Kudus, Kudus, Kudus-lah Tuhan Allah Maha Kuasa; Surga dan Bumi penuh kemuliaan-Nya. Amin!" Telah tiba saatnya angkat-lah tanganmu yang kudus dan puji-lah Aku". Pada saat yang sama aku melihat mata air kehidupan yang mengalir dari Tahta. Dan ada pohon kehidupan disisi lain aku melihat pelangi dan mata air bening. lalu, saya bertanya pada Tuhan: "Siapakah yang di-Tahta?" Dia menjawab: "Bapa-Ku, Tuhan yang tak terlihat". Saya berkata: "Dapatkah saya melihat Bapa", jawab Tuhan: "Belum, belum saatnya ",.
Walaupun tidak melihat Bapa, namun yang di atas Tahta itu Maha Besar dan Berkuasa. Ada guntur dan kilat memancar keluar dari Tahta dan aku mendengar puji-pujian. Yesus berkata: " Dengarkah engkau akan puji-pujian? Itu terdengar dari mereka yang telah diselamatkan". Saya melihat tujuh malaikat, masing-masing memegang Cawan; dan tujuh (malaikat) lainnya, masing-masing memegang sangkakala. "Tuhan, Siapakah malaikat-malaikat ini?" Tuhan menjawab: "Tujuh cawan yang dipegang oleh malaikat-malaikat berisi murka Allah, Akan tertuang pada saat sangkakala dibunyikan, Gereja-Ku ( Orang Kristen yang hidup menurut kehendak Bapa-Ku) akan terangkat. Mereka tidak lama didunia lagi pada masa kesusahan yang besar. Sebelum muncul anti Kristus itu, yang penuh dosa, Gereja-Ku akan mendengar sangkakala terakhir berbunyi, dan mereka akan bertemu Aku di udara (1 Tesalonika 4:16).
Saya berada disana, Sahabatku, dihadapan Tahta Maha Besar, dan tak tahu jam pada saat itu. Lalu Yesus menunjukan Gereja-Nya (Umat percaya yang benar) terangkat! pada penglihatan ini Saya melihat, ribuan orang menghilang. Kejadian ini di seluruh dunia, TV dan radio memberitakannya. Koran-koran (berwarna merah pada pokok berita), juga menulis berita itu. Tuhan berkata: "Berita-berita ini segera terjadi ". Jika pengadilan Bapa-Ku belum dijatuhkan pada dunia, itu disebabkan oleh karena orang-orang Kristen yang setia dan yang sungguh-sungguh mengasihi-Ku.
Lalu, kulihat muncul seorang pendosa. ia berkata pada semua yang dibumi: "Aku membawa damai dan selamat" Segera dilupakan apa yang baru saja terjadi. Yesus berkata: " Awas perhatikanlah!". Aku lihat tujuh malaikat memegang tujuh cawan. Sahabatku, yang terjadi sulit digambarkan; kulihat malaikat menuang tujuh cawan berisi murka Allah ke bumi. Sangkakala dibunyikan. Allah menuang pengadilan-Nya pada seisi bumi, hilang seluruh negara. Tuhan berkata: "Lihat! Orang-orang ini adalah bagian Gereja-Ku diantaranya pendeta-pendeta”. Tidak paham, aku bertanya: "Bagaimana mungkin banyak umat-Mu tertinggal pada masa itu? Bagaimana mungkin diantaranya pendeta-pendeta, mereka yang menyampaikan Firman-Mu?" Yesus menjawab: "Ya, mereka berkhotbah Firman-Ku, namun tidak hidup menurut Firman-Ku." Lalu Tuhan ijinkan aku melihat ribuan pendeta, dan berkata: "Merekalah pendeta-pendeta yang tidak memberitakan Firman-Ku seperti yang tertulis. Mereka pikir Firman-Ku tidak beradaptasi dengan era dunia mereka. Mereka banyak menjaga keberadaan orang yang memberikan banyak persembahan dan perpuluhan, sebab mereka lebih tertarik pada materi. Pergi dan beritahukan pada hamba-hamba-Ku bahwa Aku-lah yang memanggil mereka, emas dan perak kepunyaan-Ku, Aku memberikannya sesuai kebesaran-ku dan Kemuliaan-Ku. Katakanlah bahwa Firman-Ku harus disampaikan seperti yang tertulis. Ada banyak, mereka yang memberitakan maksud lain mengenai Firman-Ku. Firman-Ku adalah Firman-Ku, dan tidak seorangpun merubah-Nya. Harus diberitakan seperti yang tertulis. Banyak diantara Umat-Ku yang menghalangi kebenaran Firman-Ku menurut keuntungan mereka ".
Setelah itu, kami masuk di pelataran Yerusalem baru dan Tuhan berkata: "Apa yang engkau lihat adalah Firdaus! Di Firdaus saya melihat Rasul-Rasul dan saya bertanya, Tuhan dimana Abraham? aku berharap melihat seorang tua, namun tiba-tiba Saya melihat seorang muda sekitar 25 tahun berjalan kearahku dan Tuhan berkata, inilah Abraham, bapa segala orang beriman.
Tuhan memanggil seorang wanita yang tak terkatakan kecantikannya, seperti yang lain disana, Tuhan berkata: "Inilah Maria! Pergi dan beritakanlah bahwa Maria bukan Ratu Surga. Raja Surga adalah Aku, Raja di atas segala raja, dan Tuhan di atas segala tuhan; yang berkata: "AKU-LAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. (Yohanes 14:6-7). Pergi dan beritakanlah PADA YANG TELAH DIBUTAKAN bahwa tidak ada PURGATORY (baca: tempat api penyucian dosa sebelum masuk surga), jika ada, Aku pasti menunjukannya. Sebaliknya, ada neraka, lautan api, Yerusalem yang indah, dan Firdaus yang telah Ku-perlihatkan. Tetapi beritahukanlah bahwa tidak ada purgatory; katakan pada mereka bahwa ITU ADALAH TIPUAN SETAN, TIDAK ADA PURGATORY".
Kemudian Tuhan membimbing aku ke ruangan penuh Mahkota. "Inilah Mahkota Kehidupan". Tuhan bertanya: "Apakah yang kau lihat?" Aku melihat Gereja ku, orang-orang percaya di sekitar lingkunganku, bernyanyi dan memuji, lalu aku bertanya: "Mengapa nama orang-orang percaya ditempatku tidak tertulis pada buku ini?" Ia berkata: "Karena perbuatan salah mereka di bumi". Setelah semuanya ini Tuhan mengijinkanku kembali ke dunia.
SEKARANG, KESAKSIAN KEDUA PERJALANAN KU
Suatu hari kami ada di perkumpulan Doa, kami sebanyak dua puluh orang. Sebagaimana biasanya, kami memulai dengan puji-pujian dan penyembahan pada Tuhan.
Tiba-tiba kami merasakan hadirat Tuhan. Sangat kuat seperti kami berada pada hari pentakosta. Saya teringat ibu mertuaku, yang telah lanjut usia ia terlibat banyak dalam pekerjaan Tuhan, ia datang kepadaku dan berkata: "Bernarda, jaga agar jangan terlalu ribut selama puji-pujian sebab kami terdengar seperti ribut". Dia benar, puji-pujian seperti bunyi sebuah air terjun. Sewaktu saya hendak menyampaikan pada saudara/i seiman untuk menurunkan suara, Saya mendengar suara Tuhan berkata: "Jangan katakan apapun! Di dunia, ketika orang-orang berbuat keributan, tak ada yang perduli, mengapa engkau harus menghentikan puji-pujian?" Lalu kami tetap lanjutkan pujian dan penyembahan, saya rasakan akan terjadi sesuatu. Tiba-tiba saya teringat yang dikatakan Tuhan padaku dalam kunjungan awal: "Aku akan kembali padamu".
Tiba-tiba saya melihat cahaya masuk ke rumahku. Saudara/i kupun melihatnya, dan mereka berlutut di hadapan Dia yang Setia dan Adil. Saya tak tahu harus bagaimana, hanya berdiri terpaku. Cahaya itu menjadi semakin terang, dan mulai membentuk suatu tubuh. Di hadapanku Tuhan Yesus Kristus yang terlihat Agung dan penuh Cinta. Di bumi, tidak pernah kulihat wajah ini pada seorang lelaki. Dia mendekati setiap saudara/i. saya mau sampaikan pada saudara/i itu bahwa Tuhan datang pada saya dan saya mulai berbicara dalam bahasa roh. (1 Korintus 14:39-40)
Tuhan mendekatiku. Hanya menatap, dan rohku keluar meninggalkan tubuhku. Aku di udara lalu kulihat apa yang terjadi di rumahku. Dua orang datang kerumah, ada dua orang Polisi, saat suamiku membuka pintu. Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang wanita yang mati disini; sebab itulah kami datang". Suamiku katakan tidak, di sini kami berhimpun untuk Memuji dan Menyembah Tuhan. Polisi tidak percaya, namun tak dapat masuk, katanya:"baiklah, lanjutkanlah tapi jangan terlalu ribut". Saya berada di udara bersama Tuhan saat melihat semua ini.
Yesus pegang tanganku lalu kami menuju Republik Dominika. Saat kami mendekati kota itu, Tuhan katakan: "Ada dua dosa terbesar kota ini yang dilakukan dihadapan Bapa-Ku, dukun dan percabulan". Saya melihat orang-orang di kota itu berlari ke dewa-dewa dan kuasa gelap...
Lalu Tuhan membawaku ke Venezuela dan Mexico. Di Venezuela, aku di udara bersama Yesus, namun aku lihat orang-orang berlari ke kuasa gelap, dewa-dewa, dan dukun-dukun. Di Meksiko ada orang berkumpul menyembah iblis-iblis. Tuhan berkata: "Kebobrokan dosa ini telah sampai pada Bapa-Ku. Tanda awal yang Ku-beri adalah peringatan, akan ada gempa bumi di Mexico jika semua yang hidup di permukaan kota ini tidak bertobat dan berbalik pada-Ku". Saat kembali kebumi, aku ke Meksiko dan menyampaikannya. Mereka tak mau mendengar dan baru-baru ini terjadi gempa bumi dasyat di Meksiko.
Kami masih di udara, Tuhan mengatakan bahwa tangan Bapa-Nya telah terulur pada seisi muka bumi. aku melihat gelombang-gelombang besar, seperti monster. aku juga melihat angin tofan di bumi. aku bertanya: "Tuhan apa yang terjadi pada orang Kristen sewaktu semua ini terjadi?" Dia menjawab: "Pergi dan beritakan, bagi mereka yang setia pada-Ku, tidak sehelai rambutnya pun terjamah". Setelah itu Tuhan membawahku ke tempat lain, saya melihat tempat-tempat di bumi terbagi. Tuhan berkata: "Banyak negara-negara akan dihapus". kemudian kami pergi ketempat dimana air-air bergerak. Kami melalui air-air ini dan masuk ke suatu terowongan dan mendapati pusat bumi ini. Saya melihat pintu-pintu besar. Pintu-pintu ini tidak sama seperti yang kulihat pada kunjungan pertama. Pada pintu-pintu ini ada rantai-rantai besar. Tuhan berjalan kearah pintu, setelah memindahkan rantai, Dia menyilahkanku masuk terowongan.
Saudara/I kekasih, aku melihat ribuan orang, dengan kepala tertunduk, baju tersobek. terbelenggu, dengan rantai-rantai yang berdentang menulikan pendengaran. Aku katakan: "Tuhan, apa maksud ini?" Dia menjawab: "Semua orang laki-laki dan perempuan-perempuan ini sedang dalam perjalanannya ke neraka". Diantaranya, aku melihat kakak suamiku , Adolfo. Dia orang yang sulit, pernah menikah dan bercerai kapan saja ia mau, ia pernah mengutuk Allah. Lalu aku mohon Tuhan biarkanlah aku kembali ke bumi dan peringatkan Adolfo bahwa ia sedang menuju neraka, namun Tuhan tidak menjawab. Adolfo dan isterinya berjalan ke arah terowongan. Mereka berada diujung jurang Neraka. Aku memohon lagi Tuhan biarkanlah saya kembali ke bumi dan mengatakan pada orang apa yang telahku lihat.Tuhan mengangkat tangan-Nya dan berkata: "Pergi dan beritakanlah bahwa waktunya hampir habis". Ia juga berkata: "Ribu-ribuan orang akan pergi ke neraka, waktu Adolfo telah habis, dia akan mati".
Ketika saya kembali ke bumi, ipar saya, Adolfo tidak mau merubah hidupnya. Suatu hari, dia cepat pulang dan memberitahu isterinya: "Saya tak bisa bekerja lebih lama, sesuatu mengatakan bahwa saya akan mati". Isterinya menjawab: " karena kau mabuk seperti biasanya sebab itu kau katakan hal ini ". lalu keduanya tidur. Beberapa menit kemudian, isterinya melihat penglihatan. dia melihat suaminya dan dia berada dalam terowongan, berpakaian rombeng, dan menuju neraka. dia mendengar Tuhan berkata: "Waktu untuk kalian berdua telah habis".
Sewaktu saya diudara Tuhan mengatakan: "Tahukah engkau mengapa Aku membawamu ke sini untuk kedua kalinya? Untuk menunjukan bahwa pada kunjungan pertama, bilangan yang terhilang berkurang dari pada kali ini".
Tiba-tiba, Yesus dan aku meninggalkan tempat tersebut dan menuju surga pertama, dan kemudian surga kedua. Saat mencapai surga ketiga, Saya melihat malaikat bergerak dari satu sisi kesisi lain;kemudian saya bertanya: "Mengapa malaikat-malaikat ini bergerak?" Yesus menjawab: "Benar bahwa malaikat sedang bergerak, tetapi Aku akan menunjukan padamu bagaimana bumipun sedang bergerak. Berhati-hatilah sebab banyak iblis telah berada dibumi. iblis-iblis sedang menganggu orang Kristen karena waktunya tinggal sedikit".
Tuhan ijinkan aku melihat iblis-iblis yang marah, Tuhan berkata: "iblis-iblis yang kau lihat adalah iblis percabulan. Mereka akan menyerang ribuan hamba-hamba-Ku dan banyak yang akan jatuh dalam dosa itu. Kau tahu mengapa iblis sukses menjatuhkan hamba-hamba-Ku? sebab hamba-hamba-Ku tidak memberikan seluruh kemuliaan bagi-Ku. Mereka mencuri Kemuliaan-ku dan menjadi bangga. lagi, isteri-isterinya hidup dalam kehidupan rohani yang tak teratur. Rumah tangganya tidak dibangun dengan Hikmat." (1 Timotius 2:11-14)
Aku melihat ribuan malaikat tak terhitung, banyak diantaranya siap bertempur. Yesus berkata: "Sekarang Aku sedang mengirim malaikat-Ku kedunia agar melindungi umat-Ku. Pada hari-hari terakhir ini, Aku akan melipat gandakan perlindungan. Setanpun akan menggandakan penyerangannya, namun seharusnya engkau jangan lupakan bahwa Allahmu Besar dan Berkuasa. Jika engkau berpaut pada-Nya maka tidak akan terjadi apapun padamu".
Lalu Tuhan membawaku ketempat lain. Disana, Aku lihat meja yang sangat besar dan kursi-kursi. Di setiap kursi, tertulis nama, dan jubah linen terbagus ditempatkan. Diatas meja tiap-tiap kursi, aku melihat mahkota-mahkota. Dan aku lihat ada kursi Terbesar dari yang lain. Dihadapan Kursi Maha besar ada Cawan emas terbesar. Yesus memintaku melihat ke dalam cawan itu. Cawan ini berisi anggur, yang siap dituang. Yesus berkata: "Kau tahu mengapa anggur ini siap dituang? Pergi dan beritakanlah bahwa Aku berada dipintu, Aku datang segera".
Tuhan memberiku jubah dan sebuah Mahkota. kupakai jubah itu dan mahkota, dan Tuhan membawaku ke tempat lain kulihat seperti dicermin. Ia Katakan: "Tak ada noda dan bekas pada jubahmu, bukan? Tidak seorangpun melalui pintu atau duduk pada meja ini, jika ia sudah dipakaikan jubah ini. Beberapa orang di bumi telah mengotorkan jubahnya. Yang lain telah lesut, yang lain menaruhnya ke samping, dan telah melupakannya. Beritakanlah pada umat-Ku kini waktunya untuk mencuci jubahnya, menyeterika dan membawanya kembali. Orang Kristen harus meminta Roh Kudus menolong menjaga jubahnya dalam keadaan baik, karena Raja akan segera merayakan perjamuan perkawinan dalam Kerajaan Bapa-Nya".
Saya berasal dari keluarga yang bercerai dan hidup bersama ayahku. Ibuku sangat fanatik. Sebaliknya, bapaku tidak percaya apapun. Saya mempunyai seorang saudari kandung tinggal di asrama katolik, tetapi saya percaya Yesus akan membawanya keluar dan memberitakan Injil bersamaku. Saya banyak berdoa untuknya. Saat berdoa bagi hidup ibuku dalam mistik agama itu, selama kunjungan pertama, Saya memohon pada Tuhan: "Tuhan ibu saya tersesat, namun saya telah beritakan injil-Mu padanya tetapi ia tidak mau mendengar. Malah dia bertahan pada agama itu". Tuhan menjawab: "Aku akan menyelamatkan ibumu, tetapi Aku akan membawa dia pulang segera jika tidak dia akan jatuh kedalam dosa lagi dan ke neraka. Untuk alasan ini, segera setelah diubah, dia akan mati dan datang kesini, di Firdaus".
Sewaktu saya kembali kebumi, Saya berdoa, menangis, berharap, mengingatkan Tuhan akan apa yang dijanjikan-Nya pada saya, namun saya melihat ibuku malah jatuh dalam percabulan keagamaannya. Suatu hari Allah memakai anak ku mengubah ibuku. Tiga hari setelah itu, dia meninggal; puji Tuhan!
Sewaktu kunjungan kedua saya di Surga Tuhan berkata: "Lihat, apa yang keluar dari mulut-Ku, tangan-Ku menggenapinya". Saya melihat ibuku di Surga; berada diantara wanita-wanita lain. Lalu Tuhan membawaku pada suatu tempat di Surga. Di sana saya melihat banyak anak-anak berpakaian putih memuji dan memuliakan Tuhan. Yesus berkata: "inilah anak-anak yang telah di Diaborsi oleh orang tua dan dokter-dokter kriminal. Bayi-bayi yang dibunuh sejak dikandung, dan ditemukan di tempat sampah dan sungai, ada disini di Surga."
Saudara/I terkasih, sebaliknya apakah yang kau pikir, bahwa Tuhan memelihara manusia itu sejak dalam kandungan, mulai dari hari pertama kehamilan.
Yesus katakan: "Bernarda, bekerjalah sebab Aku-lah Kekuatan-Mu. Pesan ini harus disampaikan ke seluruh dunia. Pesan ini untuk semua orang Kristen, pendeta-pendeta, dan segala yang hidup dipermukaan bumi, termasuk kau. Biarlah ia yang kudus tetaplah menjadi kudus."
Pada saat itu Gerbang surgawi terbuka. Ada tangga indah yang bergerak. Yesus memanggil ribuan malaikat datang, dan kemudian Tuhan menemaniku pulang ke rumahku.
Saat tiba dirumah, suamiku dan saudara/I kristen lain menunggu rohku kembali. Aku lihat pada tubuh jasmaniku, Tuhan berkata bahwa saya tak akan lama tinggal dalam tubuh itu. Tuhan berkata: "Engkau tak dapat kembali ke Surga bersama-Ku karena saatmu belum tiba. Pertama kau harus memberitakan umat-Ku apa yang telah kau lihat agar mereka pun bersiap". Dengan suara dahsyat, Dia berkata: "Masuk dan terimalah kehidupan, Aku-lah Kebangkitan dan Hidup, dia yang percaya kepada-Ku, walaupun mati, akan hidup (Yohanes 11:25-26).
Rabu, 23 Januari 2008
NERAKA dan SURGA (Kesaksian Elizabeth)

Kejadiannya pada bulan September 2001, ketika itu saya dan tim saya sedang berdoa syafaat di gereja.
Saat itu saya sadar masih ada di dalam gereja, tapi saya juga merasakan bahwa roh saya dibawa oleh Tuhan Yesus ke suatu tempat lain.
NERAKA
Di sana saya juga melihat berbagai macam hal sangat mengerikan, jutaan orang di sisi kanan saya dibakar api hingga tubuh mereka meleleh. Anehnya tubuh yang meleleh tadi kemudian kembali tumbuh normal dan utuh, tapi kemudian dibakar lagi sampai habis, dan hal ini terjadi berulang kali, sehingga sakitnya itu tidak terkira dan tidak pernah berhenti.
Di sisi kanan itu juga saya melihat ada orang yang digerogoti ulat-ulat kecil, seperti sudah disampaikan dalam Firman Tuhan bahwa di neraka terdapat api yg kekal dan juga jutaan ulat yang menggerogoti tubuh manusia dengan kekal.
Hal yang saya lihat itu terjadi terus menerus dan saya lihat bahwa kebanyakan orang-orang yang digerogoti ulat itu adalah para pemimpin dari agama-agama lain saudara kita, yang dapat saya kenali dari pakaian mereka, seperti juga ada yang menggunakan sorban, dll. Mereka ini menjerit minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan berkata “Semuanya sudah terlambat”.
Keadaan neraka sangat mengerikan, panas, berbau busuk, jalanan dan dindingnya pun lembek, maaf, seperti ingus, lengket dan berwarna busuk.
Waktu itu Tuhan berkata pada saya “Setiap kamu bertemu dengan orang lain, terutama orang-orang yang belum dan tidak percaya Tuhan Yesus, sampaikan kesaksian ini, apabila mereka percaya Puji Tuhan, tetapi apabila mereka tidak percaya ya sudah, biarkan saja, tidak usah bingung, yang penting kamu sudah menyampaikan dan mereka sudah mendengar, keputusan ada di tangan mereka masing-masing”.
Saya dan Tuhan Yesus terus berjalan hingga tiba di sebuah persimpangan, ada jalan yang ke kiri dan ada jalan yang ke kanan. Saya melihat ada banyak sel-sel yang diisi dengan orang yang jumlahnya banyak sekali. 1 sel diisi 1 orang, kemudian juga ada iblis yang sedang tertawa kesenangan diantara banyak orang yang menangis menjerit karena tidak tahan oleh siksaan. Ada yang matanya dicungkil sampai darahnya mengalir deras sekali, ada yang tangannya dikuliti, ada yang lidahnya dipotong-potong, tetapi sama seperti diawal kesaksian saya, mata, tangan, lidah, dll itu bisa kembali normal utuh kembali, namun setelah itu kembali disiksa. Tiada henti-hentinya, siksaan di neraka itu sifatnya kekal. Saya dengar lagi semua orang menangis, minta tolong dan minta ampun, tapi Tuhan tetap tidak bisa menolong, karena semua memang sudah terlambat.
Saya kemudian bertanya pada Tuhan, “Tuhan, orang-orang yang ada disini pasti orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus kan?”, tetapi Tuhan menjawab “Oh tidak,. Justru yang ada disini adalah orang-orang kristen yang sudah percaya Tuhan Yesus”. Saya kaget sekali, lalu saya bertanya kenapa justru orang-orang kristen juga ada yang di neraka, bukankah mereka sudah percaya dan menerima Yesus. Tuhan pun menjawab, “Mereka memang orang kristen yang percaya dan menerima Yesus, tetapi kehidupan yang mereka jalani bukanlah kehidupan kudus yang diinginkan Tuhan. Mereka diberi anggota tubuh yang lengkap seperti tangan yang seharusnya untuk menyembah Tuhan, tetapi digunakan untuk memukul. Diberi mulut untuk memuji Tuhan tetapi digunakan untuk menggerutu, mengomel dan mencaci maki orang”.
Jadi hal-hal itu tidak berkenan bagi Tuhan. Kita harus dapat mempergunakan tubuh yang diberikan Tuhan dengan benar dan selalu menjaga kekudusannya, karena apapun yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan setelah kita dipanggil kembali. Kita tidak dapat menyembunyikan apapun dari Tuhan karena Tuhan mengetahui segala apa yang kita lakukan, walaupun ditempat yang tersembunyi sekalipun.
Saya pun diajak jalan semakin ke dalam ke pusat neraka. Di pusat neraka ada ada sebuah sumur yang menyerupai kawah belerang. Didalam sumur itu saya melihat ada orang-orang yang diikat berdua-duaan, jadi perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Tuhan pun menjelaskan kepada saya bahwa mereka yang diikat berduaan itu adalah para lesbian, waria dan homo. Yang walaupun mereka mengaku bahwa mereka menerima dan percaya Yesus, tetapi kehidupan mereka tetap seperti itu , maka mereka akan ditempatkan Tuhan disana.
Tidak jauh dari sana, di pusat neraka juga ada juga orang-orang yang dihukum di kawah belerang ini, yaitu orang-orang yang suka dengan perdukunan, suka cari penglarisan, cari suhu atau paranormal, kemudian ada juga sel-sel, dimana 1 sel diisi 1 org, yang didalamnya terdapat orang-orang yang alat kelaminnya digerogoti ulat-ulat sampai darahnya mengalir deras kemudian bentuknya kembali normal dan utuh lagi, kemudian digerogoti lagi dan hal itu terjadi berulang-ulang, tidak pernah berhenti. Tuhan bilang kepada saya bahwa itu adalah tempat untuk orang-orang yang mengaku sudah Kristen tetapi masih tetap bermain-main dengan kekudusan, masih ke tempat-tempat yang tidak benar, masih punya simpanan, itu akan masuk kesana, karena menganggap masih ada waktu buat bertobat, padahal kita tidak tahu kapan kita akan menghadap Tuhan.
Semakin kedalam lorong neraka, keadaan semakin gelap dan pengap, trus saya melihat ada iblis yang berkata “Ayo pak pendeta, khotbah lagi pak pendeta, kamu kan didunia khotbah, kenapa disini tidak mau khotbah”. Saya jadi bingung kok ada pendeta yang masuk neraka? Pendeta kan hidupnya suci dan percaya Yesus. Tapi Tuhan berkata, pendeta itu memang rajin berkhotbah, mengabarkan Firman Tuhan, tetapi dia sendiri tidak bisa menjalankan firman itu dalam kehidupannya, dia menggelapkan dan menggunakan uang jemaat, hidup tidak kudus, punya istri simpanan, dll. Merekalah yang ditempatkan disana oleh Tuhan. Saya melihat pendeta itu berusaha keluar, tetapi tidak bisa, kemudian mulutnya dirobek dan dicakar oleh iblis sampai tidak berbentuk, darah mengalir, tetapi mulut dan wajahnya kembali normal lagi, trus dicakar disobek lagi, dst, dst. Disana juga para pendeta itu berteriak kepada Tuhan, minta ampun, tapi Tuhan tetap berkata, bahwa semua itu sudah terlambat, ketika orang-orang tiba di neraka kesempatan bertobat itu sudah tidak ada.
Setelah melihat semua ini, saya bilang ke Tuhan, Tuhan saya tidak mau tinggal disini, saya tidak mau masuk kesini lagi, bahkan sampai saya sadar dan roh saya telah kembali ke tubuh saya pun, bau busuk neraka itu masih tercium, padahal didekat saya tidak ada sampah atau kotoran berbau busuk (saking bau busuknya, setelah sadar, elizabeth sampai 40 hari tidak makan, hanya minum saja. Puji Tuhan dia tetap kuat, tidak lemas, menurutnya mungkin karena dia makan buah yang diberikan Tuhan pada saat mereka berada di taman dalam surga).
Saya bilang ke Tuhan, kok begini ya? Kok orang kristen banyak yang masuk ke neraka bahkan para pendeta, saya bilang ke Tuhan kalo saya sudah tidak kuat lagi, kemudian Tuhan memeluk saya dengan hangat, menghibur saya dan akhirnya membawa saya ke suatu tempat lain yang sangat jauh berbeda dengan neraka. Tempat yang sangat indah, teramat sangat indah sekali.
SORGA
Yang disediakan untuk kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang percaya dan mau melayani Tuhan dengan kudus, tulus dan murni hatinya.
Saya juga bertanya kok rumahnya ada yang kecil dan ada yang besar, Tuhan menjawab bahwa itu semua tergantung dari ketulusan pelayanan kita...bukan dari banyaknya pelayanan yang dilakukan, tapi dari ketulusan dalam melayani Tuhan, motivasi dalam melayani. Semakin kita tulus dan dekat maka semakin Tuhan memberikan tempat yang terbaik. Terus diantara rumah-rumah itu ada yang separuh jadi dan ada yang sudah jadi, Tuhan bilang bahwa yang sudah jadi artinya orangnya sudah meninggal dan sudah bersama dengan Tuhan, sedangkan yang baru separuh jadi artinya orangnya masih belum meninggal. Surga itu sangat terang sekali, tidak menyilaukan tidak panas di kulit walalupun terang sekali, tapi sejuk di kulit.
Di ujungnya surga saya melihat ada barak, ada suatu tempat besar tapi untuk rombongan banyak orang, yang ternyata itu adalah tempat untuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus tetapi waktu mau meninggal, misalnya dalam keadaan sakit atau koma, terus didoakan dan mau bertobat, menerima Yesus Kristus trus langsung meninggal, maka mereka akan ditempatkan disana.
Jalan yang ada di surga, di rumah-rumah itu indah sekali, seperti butiran kaca. Ada banyak pohon buah-buahan. Saya juga sempat diberi buah oleh Tuhan dan ajaib, begitu buahnya dipetik, langsung numbuh lagi. Jadi kehidupan baik disurga maupun di neraka itu semua adalah kekal. Tidak jauh dari situ saya melihat ada istana yang indah sekali, Tuhan katakan itu adalah Istana-Nya dan akhirnya mengajak saya kesana.
Disana saya melihat banyak orang memuji dan menyembah Tuhan setiap saat tanpa ada rasa capek, ngantuk dan lelah. Mereka memuji Tuhan setiap saat, setiap waktu. Sesuai dengan Firman Tuhan, saya lihat istana itu benar terdiri dari emas permata. Lantainya terbuat dari emas, dindingnya dari batu permata yang indah sekali. Tuhan itu adalah Raja diatas segala raja, Dia adalah Raja yang sangat kaya sekali.
Saya lihat juga ada malaikat. Malaikat itu ada 2 macam, ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap.
Malaikat yang bersayap itu adalah untuk peperangan rohani dan yang tidak bersayap untuk puji-pujian. Kemudian karena kasih dan kemurahan hati Bapa, saya juga dipertemukan dengan Yohanes, murid yang paling dikasihi Tuhan. Yohanes berkata pada saya, “kamu ingini hati-Nya aja, ingini dekat ama Tuhan aja, jangan ingini yang lain”.
Setelah itu saya diajak ke pekarangan dan disana saya bertemu dengan Raja Daud masih berpakaian seorang raja lengkap, kemudian dia berkata pada saya kalo dia ada disana hanya karena kasih dan kemurahan hati Tuhan. Saya takjub sekali karena setahu saya Raja daud itu kan intim sekali dengan Tuhan, tetapi kok dia sendiri bisa berkata bahwa dia ada disana hanya karena kasih kemurahan hati Tuhan. Kemudian bagaimana dengan kita yang hidup di dunia ini dan tidak intim dengan Tuhan? Raja daud juga berpesan pada saya untuk menyampaikan kepada anak-anak Tuhan untuk selalu menjaga kekudusan apalagi anak-anak muda jaman sekarang gampang jatuh dalam ketidakkudusan seperti melakukan perzinahan dan kenajisan. Saya juga bertemu dgn Musa yang hanya berkata “Aku menyesal karena tidak dapat masuk ke tanah perjanjian”.
Saya juga ketemu Paulus yang bilang bahwa kalau kamu menghadapi pencobaan yakinlah bahwa itu tidak akan melebihi kekuatanmu. Jadi saudara-saudara, yakinlah kalau kita menghadapi kesulitan yang luar biasa yakinlah bahwa Tuhan pasti akan menolong dan pencobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita.
Kemudian saya bertanya pada Tuhan, apa kunci untuk bisa masuk istana Tuhan, Tuhan pun menjawab “hal itu gampang sekali, kamu cuma harus intim aja sama Aku, dekat dengan Aku, melekat pada Aku, tidak ada yg lain”.
Saya bersyukur sekali bisa ketemu Tuhan Yesus yang memulihkan kehidupan saya, karena hanya pertemuan pribadi ini yang memulihkan saya.
Tuhan Yesus wajahnya lembut dan penuh kasih, jauh berbeda dengan gambar-gambar yang ada. Wajahnya mulia dan bisa membuat kita terkesima melihat-Nya.
Tokoh-tokoh Alkitab yang kita baca umurnya ratusan tahun juga waktu saya temui di surga, mereka umurnya masih muda, sedang gagah-gagah nya, sekitar umur 30 – 40 tahun. Saya pun waktu dibawa Tuhan, di alam roh, saya seperti anak kecil berumur 10 tahun, padahal dalam kehidupan nyata, umur saya sudah 21 tahun.
Jadi saudara-saudara, bersiap-siaplah, supaya kita selalu layak di hadapan Tuhan, hidup kudus dan dekat melekat dengan Tuhan. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil, jadi harus cepat bertobat dan hidup kudus.
Buat saudara-saudara yang belum percaya, cepat-cepatlah percaya karena hanya Tuhan Yesus Kristus lah yang punya kerajaan surga, hanya Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan menuju keselamatan dan surga.
Praise The Lord....