Seorang pelukis dari Korea telah mengalami penglihatan dari Tuhan Yesus sendiri tentang Alam Maut/Neraka dan cara iblis menyiksa orang dengan sangat sangat kejam tanpa kenal belas kasihan, Tuhan Yesus menyuruhnya supaya adegan-adegan di neraka dilukiskan ke kanvas untuk menjadi kesaksian dan peringatan buat orang-orang di seluruh dunia termasuk Kristen. Bagi yang tidak kelihatan di komputer atau handphonenya, anda bisa klik -> Lukisan Neraka
Tampilkan postingan dengan label surga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surga. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Agustus 2013
Selasa, 01 Desember 2009
Mengapa Kita Bisa Berjalan di Jalan Emas?
Mengapa kita nanti diperbolehkan Allah untuk berjalan di jalan emas yang berada di surga ??? karena di mata-Nya ... kita adalah anak-anak Allah yang nilainya jauh lebih berharga bila dibandingkan dengan nilai emas murni itu.
Siapakah anak-anak Allah itu?
Siapakah anak-anak Allah itu?
- Kita yang percaya kepada nama Yesus,
- yang dipimpin oleh Roh Kudus,
- yang menerima didikan dari Tuhan agar kita membuang semua sifat-sifat dosa kita .. menjadi benar dan kudus di hadapan Allah,
- Pewaris janji-janji/kekayaan Allah
Minggu, 02 Agustus 2009
Takhta Allah (Penglihatan Rasul Yohanes)
Wahyu 4:1-11
| 4:1 | Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. |
| 4:2 | Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. |
| 4:3 | Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. |
| 4:4 | Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka. |
| 4:5 | Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. |
| 4:6 | Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. |
| 4:7 | Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. |
| 4:8 | Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang." |
| 4:9 | Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya, |
| 4:10 | maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: |
| 4:11 | "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." |
Rabu, 13 Mei 2009
Mengapa manusia bisa masuk neraka???
Jawab:
Karena tidak menghargai dan mempercayai sesuatu yang paling mahal harganya di alam semesta ini.
Apakah itu? itu adalah Pengorbanan Anak Allah (Yesus Kristus) di Kayu Salib. Karena Allah bukan memberikan sesuatu yang agak baik atau lumayan ataupun baik kepada manusia di muka bumi ini, tetapi yang sesuatu terbaik dan termahal. Saking mahalnya, Allah memberikannya cuma-cuma/gratis/tanpa bayaran alias ANUGERAH dari ALLAH.
Ya, sesuatu yang paling mahal itu adalah Anak-Nya yang telah diutus ke dunia ini, menderita batin dan lahir di bumi ini demi menebus semua utang dosa-dosa manusia yang sangat banyak. Ya.. Allah mau menghapus segala kebusukan dosa kita dan membawa kita ke surga asal kita benar-benar bertobat dan beriman kepada Anak Allah yang telah berkorban di kayu salib.
Sebab kalau manusia kurang menghargai sesuatu pemberian yang kurang baik itu masih wajar, tetapi kalau manusia tidak menghargai sesuatu yang terbaik itu namanya sudah keterlaluan apalagi yang memberi itu adalah Allah sendiri, dan pasti hukumannya adalah yang terberat.
(Yohanes 3:18)
Karena tidak menghargai dan mempercayai sesuatu yang paling mahal harganya di alam semesta ini.
Apakah itu? itu adalah Pengorbanan Anak Allah (Yesus Kristus) di Kayu Salib. Karena Allah bukan memberikan sesuatu yang agak baik atau lumayan ataupun baik kepada manusia di muka bumi ini, tetapi yang sesuatu terbaik dan termahal. Saking mahalnya, Allah memberikannya cuma-cuma/gratis/tanpa bayaran alias ANUGERAH dari ALLAH.
Ya, sesuatu yang paling mahal itu adalah Anak-Nya yang telah diutus ke dunia ini, menderita batin dan lahir di bumi ini demi menebus semua utang dosa-dosa manusia yang sangat banyak. Ya.. Allah mau menghapus segala kebusukan dosa kita dan membawa kita ke surga asal kita benar-benar bertobat dan beriman kepada Anak Allah yang telah berkorban di kayu salib.
Sebab kalau manusia kurang menghargai sesuatu pemberian yang kurang baik itu masih wajar, tetapi kalau manusia tidak menghargai sesuatu yang terbaik itu namanya sudah keterlaluan apalagi yang memberi itu adalah Allah sendiri, dan pasti hukumannya adalah yang terberat.
(Yohanes 3:18)
Langganan:
Postingan (Atom)